Peran Orang Tua Di Rumah Dalam Masa Pandemi

Peran Orang Tua Di Rumah Dalam Masa Pandemi

Jadi jangan tanyakn kenapa siswa bosan dan jenuh untuk belajar tapi tanyakanlah apakah pembelajaran yang anda terapkan sudah tepat. Dengan menjadi guru dengan pribadi yang menyenangkan akan membuat siswa lebih enjoy dalam mengikuti pembelajaran, perasaan tertekan dapat diminimalisir. Selain mengajar , sekolah dalam hal ini guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK, dan semua komponen sekolah berkewajiban untuk membentuk pribadi siswa menjadi manusia – manusia yang berwatak baik. Mengajar tidak sekedar transfer pengetahuan, tetapi lebih dari itu untuk membentuk pribadi yang berkarakter baik, santun, dan mampu berdiri sendiri.

Menjaga suasana hati yang baik tidak mudah saat harus menghadapi anak dengan berbagai macam tingkah lakunya. ” Padahal, kita tahu bahwa anak akan lebih menurut jika diberikan perintah positif dan pujian apabila ia berhasil melakukan sesuatu. Melihat kondisi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , Nadiem Makarim membagikan 7 tips Kong4D untuk para guru agar belajar daring yang dilaksanakan tidak membosankan. Berbulan-bulan kegiatan ini dilakukan tentu akan berdampak pada rasa jenuh serta bosan yang dialami anak didik dan para guru. Ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan bersama keluarga dengan ditemani oleh paket-paket menarik dari IndiHome.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Memiliki rutinitas yang terstruktur tentunya sangat menarik apalagi di masa pandemi ini semua serba monoton karna dilakukan dari rumah. Ya Moms, hal-hal tersebut bisa membuat anak lebih bersemangat menjalankan hari-harinya di rumah. Hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh terhadap nilai ujian yang akan didapatkan di sekolah atau kampus tempat kamu belajar. Sisihkan sebagian waktu yang kamu miliki untuk fokus belajar dan menguasai topik di bidang tertentu.

Game Escape from Corona akan mengajak anak-anak untuk berpikir kreatif dan patuh terhadap protokol kesehatan. Dengan patuh terhadap protokol kesehatan, maka anak akan dapat terhindar dari serangan virus corona. Konsep ini tentu sangat menarik untuk dimainkan apalagi di tengah pandemi saat ini. Pengajar di Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Dr. Endang Widyorini, mengatakan dalam jangka panjang, anak dan remaja bisa kehilangan keahlian-keahlian bersosialisasi karena sudah hampir setahun belajar di rumah.

Oleh karena itu, kedua hal tersebut harus betul-betul dipahami sebagai acuan untuk membimbing generasi muda ke depannya. Baik Pendidikan maupun pengajaran memiliki peran yang penting dalam proses pembinaan dan pembentukan karakter pribadi, diantaranya taat kepada Tuhan dan menghormati sesama manusia. Dalam dunia pendidikan, pengajaran bisa dilakukan oleh dosen, guru, atau ustadz yang sedang melakukan proses belajar mengajar atau menyampaikan ilmu kepada murid. Hasilnya murid menjadi pandai, berilmu , dan memiliki pengetahuan.

Sehingga, proses belajar si anak dirumah dapat tetap berjalan dengan baik. Jika biasanya mereka belajar di sekolah denga beragam kegiatan, maka selama belajar di rumah ini, setiap siswa atau anak hanya akan melakukan rutinitas yang sama setiap harinya. Akibatnya, semakin hari si anak akan mulai mengalami penurunan semangat belajar. Dampak lain dari rasa jenuh pembelajaran daring terlihat dari banyaknya peserta didik terlibat dalam hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sediakan sarana prasarana yang memadai di rumah, seperti koneksi internet yang stabil serta ruangan yang tenang dan kondusif untuk belajar. Sediakan makanan bergizi agar otak dan fisiknya sehat dan kuat untuk melakukan proses belajar. Sekolah atau dunia pendidikan adalah rumah kita yang kedua setelah keluarga, sudahkah hati kita juga ada saat kita berperan menjadi pendidik di rumah kita yang besar ini. Mari kita berperan sebagai “pendidik yang mendidik dengan Hati bukan ambisi”.

Pertemuan yang dilakukan hanya secara digital secara terus menerus sehingga munculah rasa bosan itu. Dikarenakan biasanya saat di sekolah mereka bisa bermain bersama, bercengkerama dengan guru, teman-teman, dan lain sebagainya. “Mereka merupakan segitiga emas yang harus kita jaga dan harus dioptimalkan.

Sistem belajar yang diubah secara tiba-tiba ini tentu dirasa sulit karena belum terbiasa. Tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran guru masih sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Untuk itu, sosok orang tua sangatlah diperlukan ketika belajar di rumah. Mama bisa beralih ke opsi lain yang lebih aktif untuk melatih motorik halus dan kasar bagi anak seperti membantu mengerjakan tugas rumah.

Kesulitan yang dialami si anak dalam menyelesaikan tugas atau memahami sebuah materi seringkali juga memicu rusaknya temper belajar. Ketika mereka menemukan kendala yang terselesaikan, seringkali membuat si anak menyerah dan malas untuk kembali belajar. Bahkan tak sedikit pula yang merasa stress akibat tugas yang susah dikerjakan. Maka dari itu untuk mengatasi kejenuhan tersebut berikut ini ada beberapa tipe untuk menepis rasa jenuh pada saat belajar sistem daring. TEMPO.CO, Jakarta – Hampir dua bulan lamanya anak-anak belajar dari rumah.

Leave a Reply